Gunungijen dengan ketinggian 2.386 mdpl yang terkenal dengan fenomena alam blue fire yang berada di dalam danau kawahnya sedalam 200 meter dan luas sekitar 5.466 Hektar. Untuk bisa menikmati keindahan alam blue fire kawah ijen setiap pengunjung harus melakukan pendakian malam dimulai jam 12.00 - 02.00 WIB karena durasi waktu perjalanan yang Kamimemutuskan untuk mengurangi rombongan, bawa satu mobil saja, dan dipilih orang2 yang berani mati *halah* hehehehe. Kami tetap berangkat ke ijen, dengan optional kalo ga bisa masuk ijen, ya sudah mlipir ke bromo atau pulau sempu. Toh, deket2 ini. Rencana awal berangkat sabtu pagi berubah menjadi jumat malam jam 23.00. kawahijen bisa ditempuh 1,5 jam dari banyuwangi menggunakan motor dan mobil tidak perlu menggunakan jeep. menggunakan mobil antara 450-600 ribu pulang pergi tergantung nego. berhati-hatilan ketika treking di kawah ijen jalanan banyak berpasir dan berdebu sehingga sedikit menyulitkan namun pemandangan yang luar biasa. trekking blue fire tidak perlu guide karena banyak orang dan jalan hanya PengalamanMendaki Ke Kawah Ijen. "Semoga pendakian malam ini berjalan dengan sukses dan selamat kembali ke rumah," kata salah satu teman satu rombongan saat persiapan bersama sebelum mendaki Gunung Ijen. Jam tepat pukul 1 dinihari, semua rombongan sudah siap dengan jaket tebal, kupluk dan senter di tangannya. Lebihbaik menggunakan kendaraan pribadi jika ingin menuju kawah Ijen 2. Bagi yang menggunakan kendaraan umum disarankan membawa tenda buat jaga2 jika penginapan full, kalo bawa mobil pribadi tinggal tidur aja di dalem mobil. 3. Gunakan masker saat pendakian, bau belerang benar2 berasa di sekitar Ijen 4. Salahsatu pesona Kawah Ijen yang menjadi "sajian utama" bagi wisatawan adalah lidah-lidah api biru atau blue fire yang berkobar dari celah-celah batuan dinding kawah. Blue fire adalah fenomena alam unik yang terjadi akibat reaksi pembakaran belerang. Sebagai informasi, Kawah Ijen juga merupakan wilayah penambangan belerang. Sebuahperjalanan mengunjungi Kawah Ijen yang terletak di timur pulau Jawa, seakan mengajarkan saya untuk kembali tahu diri agar tak pernah sekalipun meremehkan alam. 1. Setiap Tempat Berbeda: Punya Keistimewaan, Sekaligus Risikonya Masing-Masing. Saya kira, mengunjungi Kawah Ijen, sama seperti mengunjungi gunung-gunung wisata lainnya. Jikatingkat keasaman atau PH kawah di bawah 0,5 maka menunjukkan kawah sangat asam. Kawah dengan tingkat keasamana tinggi dapat melarutkan logam hingga berwarna cerah. Warna yang muncul dari Kawah Ijen karena kandungan logam di dalam kawah menyerap gelombang cahaya tertentu sehingga pengunjung melihat warna yang dipantulkan. PersiapkanPeralatan, Perlengkapan dan Makanan Secukupnya. Pada tips penting sebelum mendaki kawah ijen sudah dijelaskan kalau ingin menikmati pemandangan alam di Ijen, traveller harus benar-benar menyiapkan fisik. Di samping fisik, harus ada juga perlengkapan dan peralatan yang mendukung. Karena cuaca dingin yang cukup ekstrim kamu harus TiketMasuk Ijen Mobil Pribadi dan Sepeda Motor Kendaraan Roda 4 (Mobil Pribadi) Rp 10.000,- Kendaraan Roda 2 (Sepeda Motor) Rp 5.000,- Biaya Tiket Dokumentasi Di Ijen Selain pengeluaran biaya diatas, khusus pengunjung yang akan mendokumentasikan perjalanannya akan dikenai tarif biaya sebagai berikut. Video Komersil Rp 10.000.000,- IeLX. Puntadewa 99 trans merupakan penyedia layanan persewaan mobil atau carter mobil di Banyuwangi yang telah cukup lama berpengalaman bergerak di bidang jasa transportasi. Jl. Adi Sucipto 101, Desa/Kelurahan Sobo Kec. Banyuwangi, Kab. Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur, Kode pos 68418 Buka Jam 0700 – 2000 WIB © 2023 Puntadewa Transport. All Rights Reserved. Published by Pendahuluan Kawah Ijen adalah salah satu destinasi wisata yang terkenal di Indonesia. Terletak di daerah Banyuwangi, Jawa Timur, kawah ini terkenal dengan fenomena blue fire dan airnya yang berwarna biru. Untuk mencapai kawah ini, Anda dapat menggunakan kendaraan umum atau mobil pribadi. Namun, jika Anda memilih menggunakan mobil pribadi, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Siapkan Kendaraan Persiapkan mobil Anda sebelum perjalanan. Pastikan kondisi mobil dalam keadaan baik dan layak jalan. Periksa kondisi ban, rem, kaca spion, dan lampu. Pastikan juga Anda membawa ban cadangan dan alat-alat darurat seperti kabel jumper dan obeng. Siapkan Bahan Bakar Pastikan mobil Anda memiliki bahan bakar yang cukup sebelum berangkat. Jika Anda khawatir kehabisan bahan bakar saat di jalan, pastikan Anda mengisi bahan bakar di pom bensin terdekat sebelum memulai perjalanan. Siapkan Peta atau Aplikasi Navigasi Sebelum berangkat, pastikan Anda telah menyiapkan peta atau aplikasi navigasi yang dapat membantu Anda menentukan rute perjalanan. Jangan mengandalkan insting atau mengikuti petunjuk jalan dari orang yang tidak Anda kenal. Pilih Waktu yang Tepat Pilih waktu yang tepat untuk perjalanan. Jika Anda ingin melihat fenomena blue fire, pastikan Anda berangkat sekitar pukul malam. Namun, jika Anda ingin menikmati pemandangan kawah pada siang hari, pastikan Anda berangkat sekitar pukul pagi. Pastikan Anda Dalam Kondisi Sehat Sebelum berangkat, pastikan Anda dalam kondisi sehat dan prima. Jangan memaksakan diri jika Anda merasa tidak enak badan atau lelah. Pastikan Anda membawa obat-obatan yang mungkin Anda butuhkan selama perjalanan. Siapkan Uang Tunai Jangan lupa untuk membawa uang tunai yang cukup untuk membayar tiket masuk ke kawah. Pastikan juga Anda membawa uang receh untuk membayar parkir dan biaya lainnya. Pastikan Anda Membawa Barang Penting Pastikan Anda membawa barang penting seperti kamera, jaket tebal, dan air minum. Jangan lupa membawa makanan ringan atau bekal jika Anda ingin menyantap makanan selama perjalanan. Perjalanan Menuju Kawah Ijen Perjalanan menuju kawah Ijen membutuhkan waktu sekitar 2-3 jam dari kota Banyuwangi. Anda akan melewati jalan yang berkelok-kelok di pegunungan dan melewati beberapa desa kecil. Pastikan Anda berkendara dengan hati-hati dan mengikuti rambu-rambu lalu lintas yang ada. Perjalanan di Kawah Ijen Setelah tiba di kawah Ijen, Anda harus berjalan kaki sekitar 3 km untuk mencapai kawah. Jangan lupa membawa jaket tebal karena suhu udara di kawah sangat dingin. Pastikan Anda mengikuti petunjuk jalan yang ada dan tidak meninggalkan jalur yang telah ditentukan. Fenomena Blue Fire Salah satu hal yang membuat kawah Ijen terkenal adalah fenomena blue fire. Fenomena ini terjadi karena gas belerang yang terbakar dan menghasilkan api berwarna biru. Fenomena blue fire hanya dapat dilihat pada malam hari sekitar pukul dini hari. Air Berwarna Biru Di kawah Ijen, Anda juga dapat melihat air berwarna biru yang sangat indah. Air ini terbentuk karena kandungan belerang yang tinggi. Namun, jangan mencoba untuk mandi atau minum air di kawah karena air tersebut sangat berbahaya bagi kesehatan. Keindahan Pemandangan Di kawah Ijen, Anda dapat menikmati keindahan pemandangan yang sangat indah. Anda dapat melihat kawah yang hijau, air biru, dan pegunungan yang menjulang tinggi. Pastikan Anda membawa kamera untuk mengabadikan momen yang indah ini. Pengalaman yang Tidak Terlupakan Mengunjungi kawah Ijen dengan mobil pribadi adalah pengalaman yang tidak terlupakan. Anda dapat menikmati keindahan alam yang luar biasa dan merasakan sensasi berjalan di kawah yang sangat indah. Pastikan Anda mempersiapkan diri dengan baik sebelum berangkat dan mengikuti petunjuk yang ada. Kesimpulan Mengunjungi kawah Ijen dengan mobil pribadi dapat menjadi pengalaman yang menyenangkan. Namun, pastikan Anda mempersiapkan diri dengan baik dan mengikuti petunjuk yang ada. Jangan lupa untuk membawa barang penting seperti kamera, jaket tebal, dan air minum. – Kawah Ijen merupakan obyek wisata yang kerap dijadikan destinasi utama oleh para wisatawan yang berkunjung ke Jawa Timur. Terlebih, wisatawan yang gemar berwisata alam dan fotografi. Destinasi tersebut memiliki keindahan yang unik dan menakjubkan. Berkat kelebihan ini, Kawah Ijen tidak hanya dikenal oleh wisatawan domestik, tetapi juga mancanegara. Sebelum pandemi Covid-19 merebak, jumlah wisatawan yang berkunjung ke Kawah Ijen bisa mencapai ribuan orang setiap satu pesona Kawah Ijen yang menjadi “sajian utama” bagi wisatawan adalah lidah-lidah api biru atau blue fire yang berkobar dari celah-celah batuan dinding kawah. Blue fire adalah fenomena alam unik yang terjadi akibat reaksi pembakaran belerang. Sebagai informasi, Kawah Ijen juga merupakan wilayah penambangan belerang. Karena berupa danau kawah aktif, Kawah Ijen kaya akan bebatuan belerang yang terbentuk dari aktivitas vulkanik Gunung Ijen. Baca juga Berburu Blue Fire di Gunung Ijen, Berikut Persiapan dan Tips yang Perlu Diperhatikan Gas belerang yang menguar dari celah bebatuan dinding kawah bersuhu tinggi hingga 600 derajat Celcius. Ketika bertemu dengan oksigen di udara, gas tersebut memunculkan penampakan seperti api berwarna biru. Fenomena alam ini hanya terjadi di Kawah Ijen dan di dapat menikmati keindahan blue fire, bahkan mengabadikannya dalam sebuah foto hanya dengan menggunakan smartphone. Namun, serangkaian upaya dan persiapan harus dilakukan terlebih dulu. Fotografer lanskap yang juga kontributor foto National Geographic Indonesia, Rendra Kurnia, memberikan beberapa tip mengabadikan blue fire menggunakan smartphone. Baca juga Menjelajah Gua Berlian, Gua Kapur Terluas Ketiga di Dunia yang Punya Interior Eksotis Belum lama ini, Rendra menerima penugasan untuk berburu foto low-light di kawasan Kawah Ijen. Tip dari Rendra merupakan hasil pengalamannya saat berburu foto low-light di kawasan Kawah Ijen dalam program Nawa Cahaya Capture Unique Lights of Indonesia yang diselenggarakan realme Indonesia dan National Geographic Indonesia. Program tersebut menantang delapan fotografer profesional, termasuk Rendra, untuk membuat karya fotografi bertema alam di kala kondisi minim cahaya menggunakan kamera realme 9 Pro+. Tip pertama adalah memperhitungkan medan dan waktu tempuh menuju lokasi blue fire. Blue fire hanya terlihat jelas pada dini hari hingga menjelang pukul WIB. Karenanya, wisatawan harus melakukan pendakian ke Kawah Ijen mulai pukul malam karena perjalanan hiking memakan waktu kurang lebih tiga jam.