Kawatbeton = 0.015 x (110.019+21.861) = 1.98 Kg Perhitungan berat besi tulangan, hanya berlaku pada perhitungan harga satuan pekerjaan, sedangkan untuk pembelian, diguankan satuan per batang per diameter. Maka perlu diketahui terlebih dahulu berapa panjang total besi untuk kebutuhan beugel. tulangan4 diameter 12 ( tulangan utama ) tulangan diameter 6 jarak 20 cm ( tulangan beugel ) Secara prinsip kita harus bisa menterjemahkan volume 1 m3 beton dengan ukuran 15/20 cm. 1 m3 beton = 1/ (0.15x0.2) m ( panjang beton 1 m3, dimensi 15/20 ) = 33 ,33 m dibulatkan 34 cm. Asumsi yang digunakan panjang 1 lonjor besi = 12 m. Ada3 jenis besi plat, yaitu besi plat hitam, plat kapal, dan plat bordes. Berikut cara menghitung berat besi plat hitam : Type 6 ft x 3 ft = 13,13 x tebal (mm) = berat (kg) Type 8 ft x 4 ft = 23,33 x tebal (mm) = berat (kg) Type 20 ft x 5 ft = 72,88 x tebal (mm) = berat (kg) Type 20 ft x 6 ft = 87,44 x tebal (mm) = berat (kg) Berikut rumus K60BrZ. Saat menentukan berapa banyak besi yang dibutuhkan dalam pembangunan rumah, Anda dapat menggunakan cara menghitung besi dari kg ke batang yang akan dibahas melalui artikel ini. Dengan melakukan konversi dari kg ke batang, Anda dapat mengetahui dengan pasti berapa banyak besi yang harus dibeli agar sesuai dengan kebutuhan saat pembangunan rumah nanti. Cara mengonversi besi dari satuan kg menjadi batang sangatlah mudah. Mari simak caranya langsung melalui informasi dari Klopmart di bawah ini. Bagaimana Cara Menghitung Besi dari Kg Ke Batang? Untuk menghitung besi dari kg ke batang, Anda dapat menggunakan rumus berikut ini, yaitu Konversi Batang = Volume Besi / Berat Besi x Panjang Besi Contoh Perhitungan Sebagai contoh, misalkan Anda ingin membutuhkan besi beton dengan total volume sebesar 200 kg. Besi beton yang dijual di toko material memiliki panjang 12 m dan beratnya sebesar 5,04 kg/m. Maka jika diterapkan ke dalam rumus, beginilah total konversi batang yang didapatkan Konversi Batang = 200 / 5,04 x 12 Konversi Batang = 200 / 60,48 Konversi Batang = 3,3 batang atau 4 batang Jadi, dari contoh soal di atas, besi beton yang dibutuhkan untuk pembangunan rumah tersebut adalah 4 batang. Ketika Anda akan membeli besi, mintalah informasi lengkap seputar panjang, diameter, dan berat tiap jenis besi yang tersedia. Setiap besi memiliki ukuran yang berbeda-beda sehingga Anda membutuhkan daftar ukuran tersebut untuk dapat menentukan berapa batang besi yang harus dibeli. Baca juga Cara Mengetahui Ukuran Besi untuk Tiang Rumah 2 Lantai Bagaimana Cara Memilih Besi untuk Konstruksi Rumah? Dalam memilih besi untuk konstruksi rumah, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan, yaitu 1. Pastikan Besi Sudah Memiliki Label SNI Hal pertama yang perlu Anda perhatikan ketika akan membeli besi adalah memastikan besi tersebut sudah memiliki label SNI Standar Nasional Indonesia. Besi yang sudah memiliki label SNI tentu sudah melalui berbagai uji kelayakan yang menentukan apakah besi tersebut memiliki kualitas yang baik. Untuk mengetahui apakah besi tersebut sudah memiliki label SNI atau belum, Anda dapat mengecek nama produsennya melalui daftar nama di website SNI. Selain itu, Anda bisa melihat huruf SNI pada kode produk yang tertempel pada setiap besi yang dijual ke pembeli. Baca juga Inilah Daftar Merk Besi Beton SNI yang Bisa Anda Temukan di Pasaran 2. Pilih Besi dengan Kondisi yang Masih Baik Meskipun setiap besi sudah memiliki label SNI, namun Anda harus memastikan bahwa besi tersebut masih dalam kondisi yang baik. Besi dengan kondisi yang tidak baik dapat dilihat dari munculnya korosi di bagian tertentu dan tentu saja akan sangat membahayakan apabila besi tersebut masih digunakan dalam konstruksi rumah Anda. 3. Pahami Jenis-jenis Besi dan Fungsinya Ada berbagai macam besi yang tersedia mulai dari besi beton, besi hollow, besi UNP, besi CNP, besi siku, dan masih banyak lagi. Anda harus memahami apa saja jenis-jenis besi tersebut beserta fungsinya agar dapat menyesuaikan dengan konstruksi rumah yang akan dibangun. Di Klopmart, kami menyediakan berbagai macam besi yang dapat Anda pilih sesuai dengan kebutuhan untuk konstruksi rumah yang akan dilakukan. Salah satu jenis besi yang sering dibeli oleh pelanggan kami selain besi beton adalah besi siku galvanis. Besi siku biasanya digunakan pada bagian konstruksi rumah yang berbentuk siku seperti tangga. Jadi, silakan hubungi kami sekarang juga apabila Anda membutuhkan besi siku galvanis berkualitas dan semoga informasi mengenai cara menghitung besi dari kg ke batang di atas dapat bermanfaat. Sumber artikel Berat Jenis Besi – Besi adalah logam yang berasal dari bijih besi tambang yang seringkali digunakan untuk kehidupan manusia sehari-hari. Dalam tabel periodik, besi memiliki simbol Fe dan nomor atom 26. Besi juga nilai ekonomis yang sangat tinggi. Besi merupakan salah satu unsur kimia yang bernilai tinggi bagi kehidupan manusia. Sebagian alat-alat yang terdapat di sekitar anda kebanyakan terbuat dari bahan besi. Mulai perangkat kecil seperti jarum hingga paling besar yaitu pesawat terbang. Semua perangkat tersebut mengandung material besi, meskipun sedikit. Lalu, sudah tahukan anda apa sebenarnya unsur besi dan apa saja manfaatnya? Mengapa manusia sangat membutuhkannya? Perhitungan Volume Besi Sekitar 1200 tahun sebelum masehi, ada suatu jaman yang disebut dengan jaman besi. Pada jaman itu, manusia pertama kalinya belajar untuk menggunakan logam besi. Sampai saat ini, manusia pun masih “belajar” bagaimana untuk memanfaatkan besi. Jika diteliti lebih detail, besi merupakan unsur logam yang paling banyak dimanfaatkan dalam kehidupan manusia. Hingga sekarang ini, masih belum ditemukan logam pengganti besi. Dalam sejarah, orang mesir kuno sudah menggunakan besi sejak 4300 sebelum masehi. Baca juga Berat Jenis Material Bangunan Jenis-Jenis Besi Besi yang dipakai lebih dari logam lainnya untuk memproduksi paduan logam. Paduan besi yang sangat penting termasuk besi cor, besi kasar, besi tempa, dan baja. Ada beberapa paduan baja, namun mereka semua memiliki kandungan zat besi sebagai logam utama. Karbon merupakan sebuah elemen paduan utama yang telah dicampur dengan besi untuk membuat baja. Unsur-unsur lain yang paling umum dalam baja adalah mangan, fosfor, sulfur, dan silikon. Baja dari paduan besi cukup murah dan sangat kuat. Biasanya digunakan dalam produksi segala macam barang termasuk mobil, kapal, bangunan, dan alat-alat lainnya. Stainless steel digunakan dalam peralatan rumah tangga, peralatan masak, instrumen bedah, dan perlatan industri. Manfaat Besi Besi sendiri merupakan logam yang paling banyak dan memiliki kegunaan yang sangat beragam. Hal ini dikarenakan beberapa hal, diantaranya Kelimpahan besi di kulit bumi sangat besar Pengolahannya relatif sangat mudah dan terbilang murah Besi memiliki sifat-sifat yang menguntungkan dan sangat mudah dimodifikasi Tabel berat besi akan sangat bermanfaat sekali terutama bagi anda yang sedang atau ingin membangun sebuah bangunan dan membutuhkan estimasi harga yang akurat untuk menekan biaya yang tidak dibutuhkan. Hal ini disebabkan harga besi beton yang terkadang naik. Dalam perhitungan konstruksi bangunan ataupun pembuatan bestat besi dibutuhkan data berat per m, sehingga dapat dihitung total berat struktur besi yang akan dihitung atau jumlah besi dalam kilogram kg yang harus kita beli untuk dapat melakukan sebuah kegiatan pembangunan struktur tulang beton. Harga besi yang kadang-kadang naik akan membuat biaya pembangunan melonjak namun bisa dihemat dengan cara menghitung struktur bangunan yang menggunakan besi sedikit mungkin tetapi tetap kuat dan dapat berfungsi sebagaimana mestinya. Berikut ini adalah tabel berat besi yang bisa digunakan untuk menghitung kebutuhan besi atau struktur besi. Besi Beton Polos Diameter mm Panjang m Berat/Meterkg Berat/Batangkg 4 12 0,09 1,00 6 12 0,22 2,66 8 12 0,39 4,74 9 12 0,50 6,00 10 12 0,62 7,40 11 12 0,75 9,00 12 12 0,89 10,70 13 12 1,04 12,50 15 12 1,21 14,50 16 12 1,58 19,00 19 12 2,22 26,80 22 12 2,98 35,80 23 12 3,26 39,10 24 12 3,55 42,62 25 12 3,85 46,20 28 12 4,83 58,00 31 12 5,93 71,10 32 12 6,31 75,72 Besi Beton Ulir Diameter mm Panjang m Berat/Meter kg Berat/Batang kg 10 12 0,62 7,40 13 12 1,04 12,50 19 12 2,23 26,80 22 12 2,98 35,80 25 12 3,85 46,20 29 12 5,04 60,50 32 12 6,31 75,77 35 12 7,51 90,10 38 12 8,92 107,00 41 12 10,50 126,00 Perhitungan Volume Besi Contoh perhitungan volume besi dalam kg Misalnya, kita hendak membangun sebuah bagian struktur bangunan yang memerlukan besi diameter 8 dengan panjang 22 meter, lalu berapa kg besi diameter 8 yang harus kita beli? Karena panjang dan diameter besi sudah diketahui, maka kita bisa melaksanakan tahap yang pertama yakni melihat tabel berat besi dimana kita lihat berat /m besi diameter 8 menurut tabel adalah Maka volume besi dalam kilogram kg = V = x 22 = Kg Untuk dapat mengetahui jumlah batang maka bisa dibagi dengan panjang perbatang, apabila panjang besi perbuahnya 11 m maka besi yang diperlukan yaitu 22 / 11 = 2 batang Jadi setelah menghitung total keseluruhan kg besi yang harus didatangkan yaitu 8,65 Kg atau 2 batang dan selanjutnya kita hanya perlu ke toko bahan bangunan untuk membeli besi yang sesuai dengan keperluan, kadang juga harus membeli lebih dari perhitungan untuk faktor kemananan dan buat jaga-jaga kalau ternyata anda salah hitung, ada kehilangan atau bisa juga salah potong. ” Baca juga Cara Menghitung Berat Besi Beton Demikian informasi yang telah kami sampaikan mengenai Tabel Berat Besi. Semoga informasi yang telah kami sampaikan ini dapat bermanfaat untuk kita semua terutama bagi anda yang saat ini sedang atau ingin membangun sebuah bangunan dan membutuhkan estimasi harga yang akurat. Dan juga untuk menekan biaya yang tidak dibutuhkan ataupun bagi anda yang hanya sekedar mencari informasi mengenai Tabel Berat Besi sehingga informasi ini dapat menjadi referensi untuk anda nantinya. Terimakasih sudah mengunjungi website kami. Semoga bermanfaat!! Apakah Anda sedang terlibat dalam sebuah proyek pembangunan? Jika ya, maka besi adalah material penting yang menjadi tulang punggung struktural yang tak tergantikan. Ketika membeli besi, umumnya satuan volume yang digunakan adalah kilogram, namun saat melakukan pembangunan, kita seringkali menggunakan satuan batang untuk menghitung kebutuhan oleh karenanya, Anda pasti menyadari betapa pentingnya mengetahui cara menghitung besi dari kilogram ke mempermudah proses konversi, tersedia tabel konversi yang dapat digunakan sebagai referensi. Tabel ini menyediakan perbandingan antara berat dalam kilogram dengan jumlah batang besi yang setara. Dengan menggunakan tabel ini, Anda dapat dengan cepat menentukan jumlah batang besi yang dibutuhkan tanpa perlu melakukan perhitungan manual yang rumit. Hal ini akan menghemat waktu dan mengurangi risiko kesalahan penjelasan lebih lengkapnya silahkan baca pada artikel di bawah Menghitung Besi Kg ke Batang yang BenarMari kita jelajahi rumus yang akan membantu Anda memahami seberapa banyak batang besi yang dibutuhkanKebutuhan Batang = Volume Besi kg / 0,006165 x Diameter Besi mm x Diameter Besi mm x Panjang Besi mDalam rumus ini, Anda membagi volume besi dalam kilogram dengan rumus yang melibatkan diameter besi dan panjang besi. Konstanta 0,006165 muncul sebagai faktor konversi untuk mengubah kg menjadi saja, rumus ini menunjukkan sisi yang lebih teknis, tetapi dengan pemahaman yang tepat, Anda dapat menghitung kebutuhan batang besi Anda dengan akurasi yang tinggi. Lebih dari sekadar angka dan perhitungan, ini adalah cerminan kecanggihan dalam dunia konstruksi dan keseruan dari menaklukkan besi sebagai bahan konstruksi memberikan Anda perspektif yang menarik, mari kita ikuti perjalanan Pak Rofi, seorang calon pemilik rumah minimalis yang membutuhkan besi D10 sebanyak 300 kg. Sebelumnya, Pak Rofi harus mengkonversinya ke dalam satuan batang untuk memastikan kebutuhan material yang akurat. Mari kita lihat bagaimana perhitungannya dilakukan!Pertama-tama, kita perlu mengetahui informasi yang diperlukan. Besi D10 memiliki diameter sebesar 10 mm dan panjang sebesar 12 m. Dengan informasi ini, kita dapat melanjutkan rumus konversi yang telah disediakan, kita dapat menghitung kebutuhan batang besiKebutuhan Batang = Volume Besi kg / 0,006165 x Diameter Besi mm x Diameter Besi mm x Panjang Besi mMari kita masukkan nilai-nilai yang telah kita ketahuiKebutuhan Batang = 300 / 0,006165 x 10 x 10 x 12Kebutuhan Batang = 300 / 7,398Hasil perhitungannya adalah sekitar batang kasus ini, Pak Rofi membutuhkan sekitar 41 batang besi D10 setelah dibulatkan untuk membangun rumah minimalisnya. Dengan memiliki angka yang akurat, Pak Rofi dapat membeli besi dengan tepat sesuai dengan kebutuhannya, menghindari pembelian berlebihan yang tidak perlu dan mengoptimalkan penggunaan sumber daya secara sebelum melangkah lebih jauh, ada satu aspek penting yang harus diperhitungkan waste atau limbah yang mungkin terjadi dalam proyek adalah bagian yang tak terhindarkan dari setiap proyek konstruksi. Ini termasuk potongan besi yang tidak dapat digunakan, kesalahan pemotongan, atau faktor-faktor lain yang menghasilkan limbah material. Dalam hal ini, Pak Rofi disarankan untuk menambahkan waste sekitar 3% dari kebutuhan batang yang telah dihitung sebelumnya. Penambahan waste ini penting terutama jika Pak Rofi berencana memesan material secara sekaligus, untuk memastikan pasokan yang menghitung jumlah waste dari kebutuhan batang sebelumnya, Pak Rofi dapat menggunakan rumus berikutKebutuhan Batang Setelah Waste = Kebutuhan + WasteMari kita terapkan rumus ini pada proyek Pak RofiKebutuhan 41 batangWaste 3% dari 41 batangKebutuhan Batang Setelah Waste = 41 + 3% x 41= 41 + 0,03 x 41= 41 + 1,23= 42,23 batang besiDengan perhitungan ini, kebutuhan batang setelah memperhitungkan waste dalam proyek Pak Rofi adalah sekitar 43 batang besi D10 setelah waste dalam konversi besi dari kilogram ke batang adalah langkah yang penting untuk memastikan pasokan material yang cukup dan menghindari kekurangan yang dapat menghambat kemajuan proyek. Dengan menambahkan waste, Pak Rofi dapat mempersiapkan diri dengan lebih baik dalam menghadapi kondisi nyata di lapangan dan memastikan ketersediaan yang diingat bahwa perhitungan ini memberikan presisi dalam memperkirakan kebutuhan batang besi. Dengan memahami cara mengkonversi besi dari kilogram ke batang, Anda dapat merencanakan proyek konstruksi Anda dengan lebih baik dan menghindari komplikasi yang mungkin muncul karena kekurangan atau kelebihan cerita Pak Rofi, kita dapat melihat bahwa mengkonversi besi dari kilogram ke batang adalah langkah penting dalam merencanakan proyek konstruksi. Perhitungan yang akurat akan memberikan Anda kepercayaan diri dan ketenangan pikiran saat memulai pembangunan rumah minimalis impian Ukuran BesiMari kita lihat tabel konversi besi kg ke batang yang tersedia secara umum. Tabel ini memberikan panduan praktis untuk menghitung jumlah batang besi berdasarkan beratnya. Dengan tabel ini, Anda dapat dengan mudah menemukan jumlah batang yang dibutuhkan tanpa rumitnya perhitungan perjalanan membangun proyek konstruksi, kita akan menemui dua jenis besi yang menjadi bahan utama, yaitu besi polos dan besi ulir. Kedua jenis ini memiliki peran penting dalam memastikan kekokohan dan kekuatan struktur yang dibangun. Namun, selain perbedaan dalam bentuk fisiknya, terdapat juga perbedaan dalam berat per meter panjangnya, tergantung pada diameter yang dimiliki oleh masing-masing jenis besi kita melangkah lebih dalam dan mengeksplorasi perbedaan menarik antara besi polos dan besi ulir dalam konversi besi dari kilogram ke ini adalah tabel ukuran berat besi polos dan juga besi ulir per batang yang perlu Anda ketahuiA. Besi polos plain memiliki simbol Ø No. Daftar Berat Besi Polos Plain Diameter mm Berat/batang kg Panjang m Berat/m’ kg/m’ 1 Ø4 1,00 12 0,09 2 Ø6 2,66 12 0,22 3 Ø8 4,74 12 0,40 4 Ø9 6,00 12 0,50 5 Ø10 7,40 12 0,62 6 Ø11 9,00 12 0,75 7 Ø13 10,70 12 0,89 8 Ø14 12,50 12 1,04 9 Ø15 14,50 12 1,21 10 Ø16 19,00 12 1,58 11 Ø19 26,70 12 2,23 12 Ø22 35,80 12 2,98 13 Ø23 39,10 12 3,26 14 Ø24 42,62 12 3,55 15 Ø25 46,20 12 3,85 16 Ø28 58,00 12 4,83 17 Ø31 71,10 12 5,93 18 Ø32 75,77 12 6,31 B. Besi ulir deform memiliki simbol D No. Daftar Berat Besi Ulir Deform Diameter mm Berat/batang kg Panjang m Berat/m’ kg/m’ 1 D10 7,40 12 0,62 2 D13 12,50 12 1,04 3 D19 26,70 12 2,23 4 D22 35,80 12 2,98 5 D25 46,20 12 3,85 6 D29 60,50 12 5,04 7 D32 75,77 12 6,31 8 D35 90,10 12 7,51 9 D38 107,00 12 8,92 10 D41 126,00 12 10,5 Sebagai buktinya, kita mengambil contoh kasus yang sudah ada di atas, yaitu proyek pembangunan rumah minimalis Pak Rofi. Pak Rofi disebutkan membutuhkan sekitar besi D10 sebanyak 300 Kg. Nah, berdasarkan tabel di atas, maka besi polos D10 per batangnya memiliki berat 7,4 Kg. Jadi, konversi besi Kg ke batang adalah = 300kg/7,4kg = 40,54 BatangNah, sesuai bukan? Jumlah batang besi yang dibutuhkan Pak Rofi adalah 41 batang besi D10 belum termasuk waste-nya.Bagaiamana, lebih tertarik menggunakan rumus cara menghitung besi Kg ke batang ataukah menggunakan tabel konversi ukuran besi?